Bunga
Sekuntum bunga mekar di jambangan
Indah merekah, memancarkan wangi tiada tanding
Merona rupanya, membius, terkesima segala pesona
Warnanya menipu segala pandangan
Kumbang kelana berputar menikmati ketakjubanmu
Kumbang jalang mengintip kelengahnmu
Pasanglah pagar duri di di tangkai kelopakmu
Niscaya kumbang tak semabarang menjamah
Sekali kau lalai menutup pagar duri hatimu
Sekalipula penyesalan tanpa akhir yang nyata
Sesal 'kan jadi teman setia hidupmu
Aibmu memboyong keindahan pesonamu
Di puncakmu terdapat mahkota ratu yang dipuja
Dambaan suci dari sebuah kehormatan diri
Sekali lagi mahkota layu, maka sekali lagi
"Bunga tak berharga" ditinggal dijalan lalu
Bunga, kau baru mekar....mekarlah sempurna
Mekarlah alami, tak berhak siapapun memaksamu mekar
Masa mekarmu masih cukup panjang
Nikmati mekarmu dengan berbagai kenangan manis
Bunga...jangan kau murung diantara ceria
Cerialah diantara suka dan duka
Perjalanan mekarmu dihias airmata dan tawa
"Yakinlah" di kala 'kan datang pasti
Kumbang menyunting kesempurnaan mu
Bunga...Sweet seventeen di maret depan
Satu hitungan masa yang menggiurkan
Tipuan, kemunafikan, kejujuran, kesabaran, keinginan
Berserakan menggodamu Bunga
Bunga, "selamat atas mekarmu semerbakmu Bunga"
Menggumuli harum suasana
Aku bangga kepadamu, Bunga
Bangkitlah !!! setelah 12 bulan tidur
Bangun!!! asa datang menjemputmu
Kesempatan mendampingi citamu
Bangkit.....bangkit.....bangkit !!! Bungaku
Indah merekah, memancarkan wangi tiada tanding
Merona rupanya, membius, terkesima segala pesona
Warnanya menipu segala pandangan
Kumbang kelana berputar menikmati ketakjubanmu
Kumbang jalang mengintip kelengahnmu
Pasanglah pagar duri di di tangkai kelopakmu
Niscaya kumbang tak semabarang menjamah
Sekali kau lalai menutup pagar duri hatimu
Sekalipula penyesalan tanpa akhir yang nyata
Sesal 'kan jadi teman setia hidupmu
Aibmu memboyong keindahan pesonamu
Di puncakmu terdapat mahkota ratu yang dipuja
Dambaan suci dari sebuah kehormatan diri
Sekali lagi mahkota layu, maka sekali lagi
"Bunga tak berharga" ditinggal dijalan lalu
Bunga, kau baru mekar....mekarlah sempurna
Mekarlah alami, tak berhak siapapun memaksamu mekar
Masa mekarmu masih cukup panjang
Nikmati mekarmu dengan berbagai kenangan manis
Bunga...jangan kau murung diantara ceria
Cerialah diantara suka dan duka
Perjalanan mekarmu dihias airmata dan tawa
"Yakinlah" di kala 'kan datang pasti
Kumbang menyunting kesempurnaan mu
Bunga...Sweet seventeen di maret depan
Satu hitungan masa yang menggiurkan
Tipuan, kemunafikan, kejujuran, kesabaran, keinginan
Berserakan menggodamu Bunga
Bunga, "selamat atas mekarmu semerbakmu Bunga"
Menggumuli harum suasana
Aku bangga kepadamu, Bunga
Bangkitlah !!! setelah 12 bulan tidur
Bangun!!! asa datang menjemputmu
Kesempatan mendampingi citamu
Bangkit.....bangkit.....bangkit !!! Bungaku
Sing Bener lah
BalasHapusmaksudiinn??
BalasHapus